Kasembon Rafting Malang Pada bagian lain Yahdil Abdi Harahap anggota Komisi III dari Fraksi PAN meminta Komnas HAM mencermati kasus kerusuhan di Temanggung. “Partai saya sudah meninjau lokasi, temuannya tidak ada pembakaran gereja. Yang terlihat adalah pembakaran mobil, pagar, sepeda motor jadi ada indikasi pengaburan informasi,” ujarnya. Ia meminta Komnas HAM melakukan penyelidikan terhadap beredarnya pemberitaan telah terjadi pembakaran gereja di Temanggung.
Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim Kasembon Rafting Malang menegaskan sampai saat ini belum ada rekomendasi terkait kerusuhan Cikeusik karena penyelidikan masih berlangsung. Pihaknya sudah mendatangi lokasi konflik yang menurutnya berada di desa miskin yang untuk mencapai lokasi perlu waktu 5 jam dari Pandegelang. “Kita sudah membentuk tim pencari fakta, termasuk akan kita dalami informasi aksi kebal senjata tajam sebelum keributan terjadi,” katanya. Ia berharap tim sudah dapat menyelesaikan tugasnya dalam waktu satu bulan.
Pada bagian lain Ifdal Kasembon Rafting Malang menekankan institusi yang dipimpinnya akan berlaku sama kepada siapapun yang menyampaikan pengaduan. Untuk menuntaskan penyelidikan konflik di Cikeusik, Temanggung dan Pasuruan, ketua Komnas meyakinkan akan menghimpun masukan dari segenap pihak, termasuk dari TPM (Tim Pengacara Muslim).
Sementara itu Ketua Tim penyelidikan Cikeusik Komnas HAM Nur Cholis yang hadir dalam rapat dengar Kasembon Rafting Malang pendapat menjelaskan sudah meminta keterangan kepada sejumlah anggota kepolisian dan TNI yang bertugas pada saat kejadian. “Ada dua hal yang akan diteliti, yakni kejadiannya dan peran negara saat terjadi peristiwa tersebut, termasuk peran aparat keamanan,” jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar